Berkunjung ke Pertenakan Sapi Pangalengan Bandung

sapi australia

Peternakan modern PT Ultra Peternakan Bandung Selatan (UPBS)

Tahun lalu, saya berkesempatan melakukan peliputan pertenakan sapi di Pertenakan modern PT Ultra Pertenakan Bandung Selatan (UPBS) di Pangalengan, Bandung, Jawa Barat. Saya termasuk reporter yang beruntung melakukan peliputan, karena waktu itu yang diundang hanya beberapa media saja.

Wah saya pun sangat antusias. Selain saya bisa melihat sapi-sapi Australia yang gemuk-gemuk dari dekat, saya juga bisa melihat proses memerah susu. Sebab, selama ini, saya hanya bisa sebatas membeli lalu langsung meminumnya.

Nah, jam 6 pagi kami berangkat dari hotel di kota Bandung . Butuh waktu tempuh sekitar 1 jam perjalanan menuju Pangalengan dari kota Bandung. Struktur jalannya tidak jauh berbeda dengan jalan di puncak Bogor. Iya, jalannya penuh berkelok-kelok dengan udara yang sejuk dan pemandangan yang indah.

Sesampainya di pertenakan, kami pun langsung disuruh mencuci tangan dan menggunakan sepatu boot yang sudah dipersiapkan. Tujuannya, agar sepatu yang kami kenakan tidak kotor saat mengunjungi kandang sapi. Tidak lama kemudian, saya pun langsung melihat ribuan sapi Australia kualitas super!! Badannya gemuk-gemuk dan bersih-bersih. Menurut pengelolanya, ada sekitar 3,200 sapi asal Australia yang dipelihara dengan sistem pengelolaan berstandar internasional.

Pertenakan sapi

Sapinya montok-montok :)

Kami juga diajak berkeliling dari kandang sapi yang satu ke kandang yang lainnya. Di sana terdapat kandang sapi yang siap perah, kandang sapi yang biasa untuk tidur dan makan, kandang khusus sapi yang lagi hamil dan mau melahirkan, dan ada juga kandang khusus anak-anak sapi dengan area yang cukup luas untuk mereka bermain.

Kunjungan pertama kami waktu itu ke kandang sapi siap perah. Kandanganya bersih dan rapi. Proses pemerahan di sini juga sangat modern dengan menggunakan teknologi canggih. Jadi, tidak ada memerah sapi dengan cara tradisional menggunakan tangan. Uniknya, sapi-sapi yang mau diperah di sini sangat tertib. Sapi-sapi tersebut mengantre mau diperah lalu jika sudah selesai diperah, sapi-sapi itu pun dengan tertib keluar dari kandang. Tuh sapi aja bisa mengantre tertib…. Hehe

memerah susu

Memerah susu modern dengan teknologi khusus

Kandang selanjutnya yang kami kunjungi adalah kandang sapi yang biasa untuk makan dan tidur. Oiya, semua sapi di sini memiliki nama lho. Nama mereka beragam dan lucu-lucu. Ada namanya Sarah, Syahrini, Elvia, Gabe dan masih banyak lagi nama-nama lainnya.

Dari kandang ini, kami menuju kandang khusus sapi yang lagi hamil dan melahirkan. Bahkan, waktu itu kami beruntung bisa menyaksikkan sapi yang sedang melahirkan. Saya bisa melihat dan memotret dari jarak dekat proses sapi tersebut melahirkan yang dibantu oleh beberapa orang pengelola. Huwaaa amazing!

Kandang terakhir yang kami kunjungi adalah kandang khusus anak-anak sapi. Area di sini cukup luas sehingga kami bisa leluasa memberi makan dan berfoto-foto dengan anak sapi. Sapi-sapi tersebut umumnya berusia sekitar 2-5 bulan.

sapi australia

Ciee… kompak banget tidurnya :)

proses sapi melahirkan

Salah satu sapi yang sedang melahirkan

sapi lucu

Hallo namuku Gabe. Nama kamu siapa?

sapi pangalengan

Setiap sapi diberi name tag di telinganya

anak sapi

Moooo..

anak sapi australia

Sapinya lucu yah..

Perjalanan kami berkeliling ke kandang akhirnya berakhir. Selanjutnya kami diberikan informasi mengenai segala hal tentang Pertenakan modern PT Ultra Pertenakan Bandung Selatan (UPBS). Mulai dari informasi tentang sapi-sapinya, makanannya, hingga cara mengurusnya.

Anda dan keluarga ingin berkunjung ke Pertenakan modern PT Ultra Pertenakan Bandung Selatan (UPBS)? Kalau tidak salah Ultra mengadakan kegiatan Ultra Tour de Farm setiap tahunnya. Namun untuk informasi jelasnya, Anda bisa menghubungi PT Ultra atau sosial medianya.

Tentunya kegiatan seperti ini banyak manfaatnya dan bisa dijadikan alternatif liburan bersama keluarga. Selain bisa menikmati udara  sejuk, dengan pemandangan yang indah, anak-anak juga bisa merasakan pengalaman seru dengan melihat secara langsung proses pemerahan susu yang selama ini mereka minum.

 Artikel/foto: Adi Hartanto

Adi Hartanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *