Jenis Olahraga Apa yang Tepat untuk Kamu?

CFD 8

Olahraga lari yang kini menjadi trend

Anda rutin berolahraga? Iya, rutin berolahraga memang terbukti memberikan berbagai manfaat. Di antaranya adalah untuk meningkatkan daya tahan jantung, menurunkan berat badan, dan mengurangi resiko terkena penyakit kronik dan degenerative. Namun ternyata olahraga juga memiliki resiko apabila tidak dilakukan dengan benar. Tidak jarang, banyak orang yang mengalami cidera saat berolahraga. Oleh karena itu, pentingnya persiapan yang maksimal untuk mengurangi resiko cidera.

Salah satu persiapan sebelum berolahraga adalah mengetahui jenis olahraga yang sesuai dengan tubuh kita. Jenis olahraga dibedakan menjadi dua macam yaitu aerobik dan anarobik. Aerobik yaitu olahraga dalam durasi yang lama. Sementara anarobik yaitu olahraga dalam durasi singkat. Masing-masing jenis olahraga tersebut memiliki manfaat yang berbeda dan disesuaikan dengan tujuan yang ingin dicapai.

CFD 2

Olahraga aerobik yag masih banyak dimintai masyarakat

photo

Sesorang tak jarang berolahraga sambil membawa binatang peliharaannya

 Olahraga tepat

Intensitas olahraga berat, sedang atau ringan, harus disesuaikan dengan usia dan kondisi kesehatan. Durasi olahraga selama 30 menit mungkin kurang bermanfaat, namun bila olahraga lebih dari 60 menit juga dapat berisiko cedera. Olahraga aerobik yang dilakukan minimal 45 menit dapat menurunkan berat badan, sedangkan latihan beban yang bertujuan untuk meningkatkan kekuatan otot tidak dilakukan untuk menurunkan berat badan tetapi dapat dilakukan untuk meningkatkan kekencangan otot. Sedangkan, untuk mereka yang berumur, seperti lansia, disarankan memilih jenis olahraga yang sesuai.

Salah satu jenis olahraga aerobick yang populer dan semakin sering digandrungi oleh banyak orang adalah lari. Komunitas lari pun semakin banyak diminati, jumlahnya semakin bertambah dan semakin tersebar luas di berbagai daerah. Kompetisi lari juga semakin banyak bermunculan. Setidaknya di 2014 lebih dari 75 acara lari telah diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia dengan jumlah total partisipan dapat mencapai ratusan ribu peserta.

photo-1

Free style BMX merupakan salah satu olahraga dengan risiko cidera

Nah, pada umumnya permasalahan yang sering dialami oleh pencinta olahraga seperti misalnya para pelari yang ingin mengikuti kompetisi adalah kram, cedera otot, kelelahan, dan dehidrasi. Hal ini disebabkan karena kurangnya edukasi dan persiapan yang cukup sebelum melakukan mengikuti kompetisi. Banyak yang mengikuti kompetisi olahaga lari hanya dengan tujuan bersenang-senang. Biasanya seseorang juga melakukan olahraga karena terpancing oleh tren dan ajakan dari teman sehingga hanya sedikit yang memperhatikan persiapan yang benar untuk mengikuti kompetisi tersebut. Olah karena itu, pentinnya melakukan persiapan sebelum beolahraga, seperti pemanasan, minum secukupnya, tidak dalam keadaan sakit, dan persiapan lainnya.

Olahraga apa yang tepat buat Anda? Jangan lupa melakukan pemanasan sebelum berolahraga untuk mengurangi resiko terjadinya cidera.

Teks/Foto: Adi

Adi Hartanto

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *